PT. Kereta Api Indonesia (Persero) atau disingkat PT. KAI (Persero) adalah salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) terbesar di Indonesia. Perusahaan "plat merah" tersebut pada hari Senin 6 Juni 2016 kemarin (PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional – I Sumatera Utara) yang beralamat di Jl. Prof H. M. Yamin, SH No. 14 Medan memberikan bantuan sebagian dana Corporate Social Responsibility (CSR) kepada Program Sosial Pembangunan/renovasi rumah ibadah.
Sekedar info, pengucuran dana CSR amanah dari UU No. 40 tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas (PT), wajib melaksanakan tanggung jawab sosial dan lingkungan.
Respon PT. KAI atas proposal yang dilayangkan Panitia Pembangunan Mesjid Al-Hidayah Firdaus sangat positif. Melalui Penanggungjawab Survei Tim CSR Drive 1 Sumatera Utara Bapak Sugriyatno, survey dilakukan di lokasi pembangunan Mesjid Al-Hidayah Firdaus. Pada tanggal 9 Mei 2016 akhirnya diputuskan, PT. KAI melalui Rincian Anggaran Biaya (RAB), bantuan ditetapkan yaitu berupa bahan material dengan nominal 29.980.000 (Dua Puluh Sembilan Juta Sembilan Ratus Delapan Puluh Ribu Rupiah).
Penyerahan bantuan dana CSR tersebut direalisasikan tepat pada tanggal 1 Ramadhan 1437 H (6 Juni 2016). Disambut oleh Muhid, S. Pd. M. Pd (Bendahara Panitia), Suhardi, S. Pd (Sekretaris Panitia), Subianto Suhada (Wakil), Suriono dan Jumaun (Perangkat Desa), dan beberapa masyarakat, Penanggungjawab Keuangan Tim CSR Drive 1 Sumatera Utara Bapak Andri Gunawan dan rombongan terjun langsung ke lokasi pembangunan Mesjid untuk menyerahkan langsung bantuan tersebut kepada Panitia Pembangunan Mesjid Al-Hidayah desa Firdaus.
Sebuah kebanggan dan rasa syukur bagi Panitia Pembangunan khususnya dan kebanggan seluruh masyarakat desa Firdaus umumnya, dapat dipercaya oleh sebuah perusahaan besar milik negara sekelas PT. Kereta Api Indonesia (Persero) untuk menerima dana CSR nya.
Panitia dan seluruh masyarakat desa Firdaus sangat berterima kasih banyak kepada PT. Kereta Api Indonesia (Persero) atas kepercayaan yang diberikan, semoga kerjasama ini bisa terus tetap terjalin, tentunya dalam rangka membangun Indonesia yang lebih maju dan lebih sejahtera.