Berinfak dan bersedekah adalah perbuatan yang penuh dengan faedah bagi orang yang melaksanakan dan orang yang menerimanya. Pahala berinfak dilipatgandakan sebagimana firman Allah swt dalam al-Quran surah Al-Baqarah/2 ayat 261 :
مَثَلُ الَّذِيْنَ يُنْفِقُوْنَ اَمْوَالَهُمْ فِى سَبِيْلِ اللهِ كَمَثَلِ حَبَّةٍ اَنْبَتَتْ سَبْعَ سَنَابِلَ فىِ كُلِّ سُنْبُلَةٍ مِائَةُ حَبَّةٍ وَاللهُ يُضَعِفُ لِمَنْ يَشَاءُ وَاللهُ وَاسَعٌ عَلِيْمٌ (البقرة : ٢٦١)
Artinya :
Perumpamaan orang yang menginfakkan hartanya di jalan Allah swt, seperti sebutir biji yang menumbuhkan tujuh tangkai, pada setiap tangakai ada seratus biji, Allah melipatgandakan bagi siapa yang Dia kehendaki, dan Allah Maha Luas, Maha Megetahui. ( Q.S.al-Baqarah/2:261 )
Perhatikan berikut Hadis Rasulullah saw yang menjelaskan bahwa Malaikat selalu mendoakan kepada orang-orang yang suka bersedekah :
مَامِنْ يَوْمٍ يُصْبِحُ اْلعِبَادُفِيْهِ اِلاَّمَلَكَانِ يَنْزِ لاَنِ فَيَقُوْلُ اَحَدُ هُمَا: اللَّهُمَّ اَعْطِ مُنْفِقًا خَلَفًا وَيَقُوْلُ اْلاَ خَرُ: اللهم أَعْطِ مُمْسِكًا تَلَفًا (وراه مسام)
Artinya :
Tiada suatu haripun dimana hamba bangun pagi-paginya, kecuali dua malaikat turun ke bumi, lalu salah satu akan berdoa, ” Ya Allah berilah gantinya kepada orang-orang yang suka bersedekah” sementara yang satu berdoa: ” Ya Allah datangkanlah kerusakan pada orang-orang yang bakhil. ” ( H.R. Muslim dan abu Hurairah : 1678 )








